Sinopsis & Review Film The Nun II
Jika Anda penggemar The Conjuring Universe, maka Anda tidak akan melewatkan film ini. Pasalnya, kisah Perawat Irene kembali hadir dengan kasus baru yang digadang-gadang tidak kalah mengerikannya dengan kasus yang ia tangani di film pertama Nun yang rilis pada tahun 2018 lalu. Seram banget kan?
Jawabannya harus kamu lihat sendiri dengan menonton film The Nun II, tapi KopiFlix baik hati! Soalnya kami akan mengulas filmnya beserta sinopsisnya yang bisa Anda baca terlebih dahulu sebagai panduan untuk Anda nantinya. Siap bertemu Valak lagi dan mengikuti kisah seru Kak Irene? Ini dia !
Sinopsis Film The Nun II
1956 – Perancis. Seorang pendeta dibunuh. Kejahatan sedang menyebar. Sekuel dari kesuksesan besar di seluruh dunia ini mengikuti Suster Irene yang sekali lagi berhadapan dengan Valak, biarawati iblis.
Review Film The Nun II
Beberapa tahun setelah biarawati Irene (Taissa Farmiga) berhasil mengusir Valak dari biara St. Cartha, ia kini kembali bertugas sebagai biarawati. Hidupnya kembali damai. Di tempat baru, dia berteman dengan perawat lain bernama Debra (Storm Reid). Ia dikenal nakal dan menyusahkan pimpinan vihara.
Suatu ketika, seorang pendeta di sebuah gereja di Perancis dibunuh dengan cara yang mengerikan. Ia dibakar hidup-hidup sesaat setelah memimpin misa sebelumnya. Putra altar, Jacques (Maxime Elias-Menet) menyaksikan hal ini dan ketakutan. Berita ini dengan cepat menyebar. Vatikan juga melakukan intervensi.
Mereka meminta Suster Irene kembali untuk menyelidiki apa yang terjadi pada gereja dan pendeta tersebut. Suster Irene awalnya menolak, karena kejadian sebelumnya cukup membuatnya trauma. Namun, tidak ada seorang pun yang masih hidup yang bisa mengalahkan Valak selain Suster Irene. Permintaan Vatikan diterima.
Suster Irene berangkat ke Perancis, tanpa dia sadari, ternyata Suster Debra menemaninya tanpa sepengetahuan biara tempatnya bekerja. Suster Debra yang ingin melihat keajaiban dan kembali percaya pada imannya, ingin mengikuti Suster Irene dalam membasmi roh jahat. Dengan begitu dia bisa percaya lagi.
Di tempat lain di Perancis, terdapat sebuah asrama wanita. Seorang pelajar, Sophie (Katelyn Rose Downey) sering di-bully namun selalu dibantu oleh sahabatnya, seorang tukang bernama Maurice (Jonas Bloquet). Maurice sendiri adalah orang yang pernah membantu Suster Irene dalam kasus biara St. Mary. Karta.
Suatu ketika, teman-teman Sophie yang menindasnya mengajak Sophie bermain 'menantang iblis'. Ia diminta melihat ke jendela kaca patri yang di tengahnya terdapat gambar kambing. Begitu matahari bersinar di siang hari, ia menembus mata kambing dan membuatnya menjadi merah.
Saat itulah iblis akan datang dan Sophie diminta untuk tidak melihat. Ketakutan mulai menjalar, Sophie tidak tahan dan hendak melarikan diri, namun begitu dia melarikan diri, bayangan Valak menghantuinya. Sophie juga sering memperhatikan sesuatu yang aneh pada Maurice. Maurice selalu tiba-tiba membeku dan menggeram.
Ternyata Valak masih bersarang dan merasuki tubuh Maurice. Dia adalah dalang pembunuhan beberapa tokoh penting gereja dan selalu berpindah-pindah. Kini giliran dia yang berangkat ke asrama putri. Ternyata Valak mengincar sesuatu dari tempat itu dengan menggunakan tubuh Maurice yang berbentuk seperti boneka.
Kembali ke Suster Irene. Ia kini telah tiba di Prancis, dan segera mengunjungi gereja tempat pendeta tersebut dibunuh. Di sana, Perawat Irene dan Perawat Debra mulai mencari petunjuk. Perasaan suster Intan berubah menjadi buruk. Ia tahu bahwa kini ia harus menghadapi sesuatu yang sebesar kasus sebelumnya.
Saat hendak check in ke hotel, Perawat Irene berpapasan dengan Jacques dan langsung menanyakan apa yang terjadi pada malam pendeta itu terbunuh. Namun, Jacques enggan membahasnya. Saat dikejar, Perawat Irene bertemu dengan Valak dan mendapat petunjuk tentang apa yang dicari Valak.
Begitu dia terbangun dari pingsannya, Perawat Debra memberinya rosario dari pendeta yang terbunuh. Rosario diberikan oleh Jacques. Di dalam Rosario ternyata terdapat petunjuk awal yang besar. Keduanya pun langsung mendatangi arsip Katolik untuk mencari tahu makna simbol pada rosario tersebut.
Petugas arsip mengatakan bahwa simbol tersebut adalah simbol keluarga Saint Lucy. Dia dibunuh, tetapi sebelum dibunuh, kedua matanya dicungkil. Valak mengincar mata Saint Lucy agar dia bisa mendapatkan kekuatan lebih besar. Mendengar ini, Suster Irene bergidik.
Ia segera mengunjungi asrama wanita yang konon merupakan tempat penyimpanan mata Saint Lucy. Asrama ini merupakan asrama yang sama dimana Sophie dan Maurice berada. Sesampainya di sana, Irene bertemu Sophie dengan guru favoritnya, Bu Kate (Anna Popplewell) yang sudah kehabisan nafas dengan Maurice.
Mereka berlarian setelah mengalami kehadiran entitas jahat. Suster Irene kemudian meminta Sophie dan Ibu Kate untuk menjauh dari Maurice, karena penyebab semua kejadian mengerikan ini adalah Maurice yang dirasuki oleh Valak. Begitu disuruh menjauh, Maurice berubah menjadi jahat, dia segera pergi ke tempat di mana mata Saint Lucy berada.
Perawat Irene dan Perawat Debra segera menghentikan Maurice dengan membuatnya pingsan. Setelah selesai mengikat Maurice, mereka berdua bersama Sophie dan Ny. Kate pergi ke kapel dan mulai mencari keberadaan mata St. Lucy. Sophie juga ingat mata kambing itu yang berbinar-binar.
Begitu dia mencoba menyorotkan cahaya ke mata kambing itu, cahaya itu menunjukkan tempat di mana benda suci itu berada. Mengetahui bahwa Suster Irene berhasil menemukan kedua mata St. Lucy, Maurice bangun dan mulai mengejar semua orang. Valak bahkan melepaskan iblis lain yang berbentuk kambing untuk menghabisi para penyintas.
Suster Irene dan Suster Debra berusaha sekuat tenaga melawan Valak yang telah merasuki Maurice. Sophie pun turut membantu, bahkan Ny. Kate harus menyelamatkan anak-anak pesantren lainnya yang menjadi sasaran setan. Hingga akhirnya Valak berhasil mendapatkan kedua matanya. Kekuatannya meningkat dan mengalahkan Suster Irene.
Namun Suster Irene mengajak Suster Irene untuk berdoa bersama, mengubah wine di kapel menjadi simbol darah Kristus yang menjadi senjata ampuh untuk mengalahkan Valak. Valak menghilang dan Maurice pulih, kehidupan mereka kembali normal, namun Perawat Irene masih merasakan sesuatu yang mengganggunya. Ingin tau lanjutan ceritanya ? Yuk tonton langsung filmnya.