Rekomendasi Film Korea Lawas Terbaik
Sebelum tahun 2000-an, Korea Selatan juga memiliki sejumlah film berkualitas. Film-film produksi tahun 90-an ini justru memberikan kesan tersendiri. Bahkan, beberapa di antaranya pernah meraih penghargaan bergengsi.
Nah, jika kamu penasaran dan ingin mencoba nonton film Korea jadul, mungkin kamu bisa menonton beberapa rekomendasi dari KopiFlix di akhir pekan. Yuk, simak baik-baik semua rekomendasinya!
1. Peppermint Candy
Film ini memiliki cerita yang tragis, tidak semanis judulnya. Dibuat dengan plot yang tidak biasa, Peppermint Candy berhasil meraih sukses besar pada masanya. Hal itu dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang diraihnya, salah satunya adalah Grand Bell Awards, South Korea 2000: Best Film.
Oh ya, sebelum menontonnya kami peringatkan bahwa Peppermint Candy mengandung banyak trigger warning tentang kasus pembantaian, perselingkuhan, dan bunuh diri. Jadi, pastikan kamu sudah cukup umur untuk menonton film ini ya?
Adegan awal dibuka dengan teriakan Kim Yong Ho sambil melompat ke arah kereta yang sedang melaju. Ia berniat bunuh diri setelah melalui banyak kepahitan dalam hidup. Namun, saat dia melompat, aliran waktu juga bergerak mundur.
Pada 1980-an, Yong Ho bekerja sebagai petugas polisi. Pekerjaannya sangat berat, bahkan saat itu ada kasus besar yaitu pembantaian di Gwangju. Semua polisi saat itu sangat sibuk, bahkan dengan Yong Ho. Namun, Yong Ho sangat tidak menyukai pekerjaan yang membuatnya menjadi orang yang temperamental terhadap istrinya sendiri.
Pernikahan Yong Ho dengan istrinya sangat jauh dari kata bahagia. Bahkan, Yong Ho terang-terangan berselingkuh di depan istrinya, dan selalu menyebut nama wanita lain di depan istrinya. Setelah melakukan banyak kesalahan, Yong Ho mendapatkan karmanya.
Hidupnya kini berantakan, bahkan ia mulai merasa putus asa. Dan, ceritanya kembali ke masa depan dimana dia berdiri di depan rel kereta berniat untuk melompat ketika kereta datang. Apakah dia akhirnya mengakhiri hidupnya?
2.Christmas in August
Sebelum banyak serial drama yang merajai industri hiburan Korea, tahun 1998 ada film romantis yang wajib kamu tonton. “Christmas in August” menawarkan kisah cinta unik antara dua karakter utama. Selain unik, mungkin film ini akan membuat penontonnya menangis karena merasa kasihan.
Pusat cerita ada pada dua karakter bernama Jung Won dan Da Rim. Bagi Jung Won, hidupnya cukup bahagia dengan keluarganya. Namun, kebahagiaan itu mulai membuatnya kebingungan saat bertemu dengan Da Rim. Awalnya, pertemuan mereka hanya sebatas pekerjaan saja. Namun, lama kelamaan pertemuan itu mengembangkan rasa suka satu sama lain.
Jung Won sangat menyukai Da Rim, tapi di sisi lain ia mengkhawatirkan perasaannya. Jung Won khawatir dia tidak bisa terus bersama Da Rim karena Jung Won mengidap penyakit mematikan. Dari situ, Jung Won memutuskan untuk menghindari Da Rim sedikit demi sedikit, namun tingkahnya ini membuat Jung Won semakin cemas.
Tanpa mengetahui apapun, Da Rim berusaha memperbaiki hubungannya dengan Jung Won. Tapi, Jung Won tetap menolak. Dia masih ingin hidup lebih lama dengan Da Rim, apakah keinginannya bisa terwujud sementara penyakitnya terus menyerang tubuhnya?
3. Green Fish
Bagi yang ingin nonton film Korea 97an bertema kriminal, mungkin Green Fish bisa menjadi pilihan yang baik. Film ini mendatangkan sederet aktor dan aktris senior, seperti Han Seo Kyu, Shim Hye Jin, hingga Moon Sung Geun.
Inti cerita dalam film ini ada pada tokoh bernama Mak Dong. Diceritakan, Mak Dong baru saja kembali dari wajib militer. Sesampainya di desanya, ia terkejut karena desanya telah banyak mengalami perubahan; tidak ada sawah dan sudah banyak bangunan apartemen disana. Bahkan, kafe milik keluarganya sudah tidak ada.
Sesampainya di rumah, Mak Dong semakin terkejut karena hanya meninggalkan adiknya yang cacat di dalam rumah. Setelah mengetahui, ternyata saudara Mak Dong lainnya terlibat dalam kegiatan kriminal dengan gangster yang dipimpin oleh Bae Tae-Gon.
Setelah bertemu dengan Tae-Gon, Mak Dong akhirnya setuju untuk bekerja sama dengannya. Namun, Mak Dong terlibat konflik cinta segitiga karena Mak Dong menyukai Mi Ae, pacar Tae-Gon. Dan tentu saja Mak Dong tidak bisa lepas dari masalah dengan Tae-Gon setelah kejadian ini.
4. Black Republic
Lagi-lagi Moon Sung Geun kembali berakting bersama Shim Hye Jin dalam film berjudul Black Republic. Film ini bisa dikatakan memiliki ide cerita yang menarik, yaitu tentang seorang aktivis. Berkat cerita ini, Black Republic bahkan bisa mendapatkan rating 8,2 dari MyDramalist.
Film ini bercerita tentang Kim Ki-young, seorang aktivis mahasiswa yang melarikan diri dari polisi setelah terlibat dalam gerakan pro-demokrasi di Seoul. Dia pergi ke kota kecil di daerah pertambangan batu bara untuk menghindari penangkapan dan memulai hidup baru dengan mengubah identitasnya.
Di sana, Kim mendapat pekerjaan sebagai penambang dan menyaksikan ketidakadilan sosial yang dialami para pekerja. Namun, pemerintah tiba-tiba mengumumkan bahwa tambang batu bara itu akan ditutup. Akhirnya para buruh mencoba protes dan meminta hak-hak mereka.
Kim, meski awalnya berusaha menjauhi konflik, tak bisa tinggal diam dan kembali terlibat dalam gerakan aktivisme. Namun, lagi-lagi dia dikejar polisi. Selama pengejaran, Kim bersembunyi di desa, di mana dia bertemu dengan Young Sook. Akhirnya mereka berdua terlibat asmara sekaligus kehidupan yang semakin menegangkan karena Kim masih menjadi buronan.
5. An Affair
Sebelum tahun 2000-an, Korea Selatan sebenarnya banyak memproduksi film dengan adegan vulgar, salah satunya An Affair. Jadi, jika ingin menonton film ini pastikan sudah cukup umur, karena tidak hanya adegan-adegannya yang vulgar, namun konflik dalam ceritanya pun cukup matang.
Seo Hyun adalah seorang istri yang bisa dikatakan memiliki kehidupan yang sempurna. Di usia 30 tahun, ia memiliki seorang putra dan seorang suami yang merupakan seorang arsitek yang sukses. Namun, siapa sangka kehidupan Seo Hyun yang tergolong sempurna malah membuatnya bosan?
Saat sedang dalam masa jenuh, tiba-tiba ia bertemu dengan Woo In. Dari situ, Seo Hyun langsung tertarik dengan Woo In. Namun, konflik mulai memanas saat Seo Hyun akhirnya menjalin asmara dengan Woo In. Parahnya, Woo In ternyata adalah tunangan dari adiknya sendiri. Lalu, apakah Seo Hyun akan melanjutkan hubungannya dengan Woo In?
6. City of the Rising Sun
City of the Rising Sun juga harus masuk dalam salah satu film Korea terbaik sebelum tahun 2000-an. Meski MyDramalist hanya mendapat rating 7,4, para pemain di film ini tidak bisa dianggap remeh. City of the Rising Sun menggaet aktor Lee Jung Jae dan Jung Woo Sung untuk bermain di dalamnya. Padahal, akting keduanya bisa menampilkan emosi yang pas.
Adapun ceritanya, berikut adalah karakter bernama Do Chul. Dia adalah seorang petinju, tapi sekarang dia berhenti menjadi petinju karena dia sering kalah saat bertarung. Setelah berhenti, Do Chhul otomatis menjadi pengangguran. Selama masa istirahat itu, Do Chul bertemu dengan Hong Ki.
Hong Ki sendiri adalah penipu. Dia mengaku kepada Do Chul bahwa dia berprofesi sebagai agen rahasia, padahal Hong Ki tidak lebih dari seorang penjudi. Percaya dengan perkataan Hong Ki, Do Chul akhirnya memutuskan untuk bekerja sama dengan Hong Ki.
Tapi suatu hari, Do Chul mulai mendeteksi penipuan Hong Ki. Kini, Do Chul merasa kecewa karena mempercayai Hong Ki. Sebenarnya Do Chul ingin mengakhiri persahabatan mereka, tapi itu tidak mudah karena pada dasarnya mereka tetap berteman walaupun sering bertengkar. Bisakah persahabatan Do Chul dan Hong Ki bertahan lama?
7. Shiri
Jika Anda menyukai film dengan karakter agen rahasia, cobalah menonton “Shiri”. Judul “Shiri” dalam bahasa Korea berarti ikan yang hidup di air jernih. Ikan-ikan ini berenang, berpencar, dan akhirnya berkumpul kembali dengan kawanannya. Dari situlah akhirnya digunakan sebagai majas untuk menggambarkan kondisi Korea Selatan dan Korea Utara yang terpisah, namun keduanya tetap 'bersaudara'.
Cerita ini didasarkan pada konflik politik yang memanas antara Korea Selatan dan Korea Utara. Untuk menyatukan kedua negara tersebut, muncul kelompok teroris Korea Utara yang memimpikan kedua Korea bersatu kembali. Namun cara yang mereka lakukan cukup brutal yaitu menggunakan senjata pemusnah massal bernama CTX.
Rencana mereka terdeteksi oleh agen intelijen dari Korea Selatan, Ryu/Yu Jung Won dan Lee Jang Gil. Mereka menemukan bahwa kelompok teroris tersebut dipimpin oleh seorang wanita berinisial Hee. Dengan informasi tersebut, Ryu dan Lee akhirnya memburu pemimpin teroris tersebut.
Namun, selama perburuan, akhirnya terungkap bahwa Ryu memiliki hubungan pribadi dengan Hee. Akhirnya, konflik memanas, dan pertempuran antara agen rahasia dan teroris tidak dapat dihindari.
8. Nowhere to Hide
Satu lagi film aksi Korea terbaik yang dirilis pada tahun 90-an. Selain memiliki banyak adegan aksi, Nowhere to Hide juga menyajikan konflik cerita tentang pembunuhan yang intens. Bahkan, kamu juga perlu mengantisipasi akting apik Park Joong Hoon dan Ahn Sung Ki. Bagaimana dengan ceritanya?
Nowhere to Hide memulai ceritanya di kota Incheon. Kota ini memiliki detektif handal yaitu Detektif Woo. Saat ini, dia sedang dalam misi untuk mengejar dan menangkap seorang pembunuh misterius. Pembunuhan itu terasa janggal bagi Woo, karena penikamannya terasa brutal dan acak.
Selama penyelidikan, Woo akhirnya mengetahui bahwa pembunuhnya adalah Sungmin. Dengan bantuan Detektif Park dan Detektif Kim, Woo berusaha menyelesaikan misi ini. Dalam misinya, Detektif Woo harus melalui aksi kejar-kejaran dan banyak adegan pertarungan yang intens.
Namun, semakin dia mengejar Sungmin, Woo akhirnya menyadari bahwa menyeimbangkan antara profesionalisme dan kemanusiaan itu sulit. Jadi, apakah Woo akhirnya akan menangkap Sungmin dan bekerja secara profesional sebagai polisi tanpa ampun? Dan, kenapa Sungmin menjadi seorang pembunuh? Pertanyaan akan dijawab jika Anda menonton film.
9. Whispering Corridors 2: Memento Mori
Tidak banyak film horor Korea yang bagus di tahun 90-an. Namun Whispering Corridors 2: Memento Mori bisa menjadi alternatif terbaik jika ingin mencari film horor Korea lawas. Untuk menambah suasana horor, film tahun 1999 ini juga menyuguhkan sinematografi yang cukup mumpuni pada masanya. Bahkan, ceritanya dibuat sangat koheren dan jelas. Seberapa menakutkan ceritanya?
Sinopsis film ini menceritakan tentang kisah cinta antara dua gadis, Yoo Shi-eun dan Min Hyo-shin. Karena hubungan mereka dianggap tidak biasa, keduanya dijauhi oleh teman-temannya di sekolah. Tekanan sosial ini membuat Shi-eun menjauh dari Hyo-shin.
Hyo-shin tidak bisa menerima perubahan sikap Shi-eun. Dia pikir Shi-eun telah mengkhianatinya. Akhirnya Hyo-shin bunuh diri dengan melompat dari atap sekolah. Anehnya, Hyo-shin hamil ketika dia meninggal. Ayah dari janin dalam kandungan Hyo-shin adalah guru sastranya, Tuan Goh.
Sejak kematian Hyo-shin, banyak kejadian misterius terjadi di sekolah. Hantu Hyo-shin menghantui setiap siswa yang pernah mengutuk hubungannya dengan Shi-eun. Lantas, apa tanggapan Shi-eun terhadap hantu Hyo-shin?
10.To the Starry Island
Di iMDb, film To the Starry Island bisa dibilang memiliki rating yang cukup tinggi, yakni 7.0. Sedangkan MyDramalist memberikan skor 8,3 untuk film tahun 1993 ini. Uniknya, ide cerita film ini menghadirkan tema-tema yang dibalut dengan cerita sejarah dan peperangan. Padahal, di sini setidaknya menggambarkan kondisi politik di tahun 50-an.
Kisah film ini dimulai dengan kematian ayah saya, Moon Chae, yang sebelumnya mengatakan ingin dimakamkan di Pulau Kwisong. Sebagai seorang anak, Moon mencoba mengabulkan keinginannya. Namun, sesampainya di Pulau Kwisong, warga setempat menolak jenazah ayah Moon.
Bingung dengan kejadian ini, akhirnya Kim Chul datang membantu Moon untuk melunakkan hati penduduk pulau. Sebagai teman Moon, Kim Chul mencoba bernegosiasi dengan penduduk pulau dan mencari tahu alasan di balik penolakan tersebut. Dan ternyata warga Pulau Kwisong menolak jenazah ayah Moon karena pernah terlibat politik kotor di tahun 1950-an.
Tak hanya itu, dari penyelidikan Kim Chul akhirnya ia mengetahui sejarah keluarga Moon dan misteri kelam yang melibatkan ayah temannya. Jadi, bagaimana Kim Chul dan Moon memperbaiki masalah ini?
Itulah beberapa rekomendasi film Korea terbaik yang dirilis sebelum tahun 2000-an. Walaupun terbilang sangat jadul, namun bisa kita simpulkan bahwa film Korea pada masa itu lebih fokus pada isu politik dan sosial. Padahal, isu ini bisa dikemas apik melalui berbagai genre film. Bagaimana, tertarik untuk menonton salah satu film di atas?